Ketahui Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis ?

bigtek.co.id – Apa saja perbedaan dari web statis dan web dinamis ? Situs web merupakan satu halaman web yang saling berhubungan di sebuah domain atau URL, umumnya berisi informasi yang disediakan secara perorangan maupun organisasi. Halaman web dapat berisi informasi dalam bentuk teks, gambar, video atau informasi lainnya yang disimpan pada sebuah server hosting. Setiap website memiliki alamat unik dan akan berbeda dengan alamat website satu dengan yang lainnya yang disebut dengan domain.

Baca Juga : Tips Memilih Nama Domain Yang Tepat Untuk Website

Fungsi dan tujuan dari website berbeda-beda untuk memudahkan para pengelola dalam menentukan arah website yang akan dibuat. Ada banyak jenis website yang ditemukan di internet, namun secara umum jenis website diklasifikasikan dalam tiga jenis diantaranya : website statis, website dinamis dan website interaktif.

Ketiga jenis website tersebut memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda, dan kesempatan kali ini Bigtek akan bahas perbedaan web statis dan web dinamis.

Pengertian Website Statis dan Web Dinamis

Definisi web statis yaitu sebuah halaman web yang memiliki tampilan statis alaist tidak berubah-ubah sehingga mengharuskan pengelola menggunakan cara manual untuk merubah tampilan website.

Berbeda dengan website dinamis yang dirancang khusus, agar dapat menampilkan konten sesering mungkin. Website dinamis disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari tampilan hingga fitur yang dimiliki oleh website dinamis.

Anda dapat juga menambahkan fitur seperti live chat, formulir pendaftaran dan fitur lainnya.

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

Perbedaannya web statis dan web dinamis dari pengertian saja sudah terlihat jauh, lalu perbedaan apa lagi yang membedakan keduanya.

1. Database
Web statis tidak memerlukan suatu penyimpanan data karena Web statis lebih mengarah kepada proses data yang dibutuhkan oleh website itu sendiri. Sebaliknya dengan web dinamis yang perlu suatu database sebagai tempat untuk menyimpan dan mengelola data web tersebut.

2. Ukuran

Ukuran dari web statis tidak terlalu besar, karena struktur dari pemrogramannya yang tidak rumit, sedangkan web dinamis berukuran besar karena banyak bahasa pemrograman yang digunakn untuk membangun web dinamis.

3. Konten

Konten dari statis terbilang sederhana dan juga terlihat klasik, hal ini karena konten tidak dapat diubah oleh pengelola. Jika ingin meruba koten perlu merombak dulu kode struktur dari web yang digunakan. Sedangkan web dinamis lebih memiliki konten yang interaktif dan lebih menarik karna dirancang agar dapat diubah-ubah

4. Desain

Desain lebih interaktif dan lebih dinamis bagi web dinamis tapi terkesan sederhana bagi web statis

5. Pembuatan

Pembuatan web statis lebih mudah berbanding terbalik dengan pembuatan website dinamis yang membutuhkan waktu lebih lama untuk membangunnya karna menggunakan bahasa pemrograman seperti PHP, HTML, CSS, Java atau lainnya.

Mau tau informasi seputar teknologi? Jangan lupa untuk terus ikuti berita terupdate dari Bigtek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 BiGTek - Theme by WPEnjoy · Powered by WordPress